Ketahui Cara Meningkatkan HGB Menjadi SHM Rumah Tinggal

Ketahui Cara Meningkatkan HGB Menjadi SHM Rumah Tinggal

Sertifikat Hak Milik atau yang biasa disingkat menjadi SHM berada pada tingkatan tertinggi di mata hukum sebagai bukti kepemilikan tanah. Tak mengherankan jika banyak orang yang berupaya untuk meningkatkan HGB (Hak Guna Bangunan) menjadi SHM. Dengan status kepemilikan sudah menjadi SHM, maka pemiliknya bisa merasakan lebih banyak manfaat nantinya. Maka dari itu, pastikan anda mengetahui cara meningkatkan HGB menjadi SHM.

Cara Meningkatkan HGB Menjadi SHM

Peningkatan HGB menjadi SHM hanya bisa dilakukan jika pemakaian bangunan untuk rumah tinggal saja. Selain itu, subjeknya ialah WNI. Perlu untuk anda ketahui juga bahwa cara meningkatkan HGB menjadi SHM dipengaruhi oleh luas tanahnya. Dimana untuk luas tanah kurang dari 600 m2, anda hanya perlu mengajukan peningkatan hak ke Kantor Pertanahan yang nantinya akan melakukan perubahan haknya dengan menulis di halaman sertifikat. Proses peningkatan HGB menjadi SHM memakan waktu tak lebih dari 7 hari kerja.

cara meningkatkan HGB menjadi SHM

Dalam mengajukan peningkatan hak ini, pastikan anda memenuhi semua persyaratan yang berlaku. Mulai dari sertifikat HGB asli, fotocopy Ijin Mendirikan Bangunan (IMB), fotocopy Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang Pajak Bumi dan Bangunan (SPPT PBB) tahun berjalan, fotocopy identitas pemohon (KTP dan KK), PM1 dari kelurahan, lampiran pernyataan dari pemohon yang bisa diambil di Kantor Pertanahan, surat kuasa, surat pernyataan tanah tidak sengketa dan mengisi formulir permohonan.

Lain halnya untuk peningkatan HGB menjadi SHM dengan luas tanah lebih dari 600 m2. Untuk luas tanah ini, anda perlu melibatkan Panitia A yang memberikan hak (petugas BPN dan kelurahan). Prosesnya berupa konstatering report (KTR) dengan output Surat Keputusan (SK) pemberian hak milik. Untuk meningkatkan hak dengan luas tanah ini, anda harus mengajukan pengukuran lokasi dan permohonan SK Hak. Dalam hal ini, anda perlu melengkapi berkas yang serupa dengan persyaratan di atas. Hanya saja, anda perlu menambahkan fotocopy sertifikatnya dan surat pernyataan sudah memasang tanda batas tanah.

Anda tinggal serahkan semua berkas tersebut di loket penerimaan berkas. Nantinya petugas pengukuran dari BPN akan mengukurnya di lokasi. Hasil pengukuran nantinya dipetakan di peta tanah di BPN dan menerbitkan surat ukur. Prosesnya berjalan sampai menerbitkan SK hak milik dan sertifikatnya. Untuk peningkatan HGB menjadi SHM dengan luas tanah ini membutuhkan waktu yang lebih lama.

Keunggulan SHM Rumah Tinggal

Ada banyak keunggulan yang bisa anda temukan pada SHM rumah tinggal. Adapun salah satu keunggulannya yaitu bisa memberikan kewenangan dalam menggunakannya untuk berbagai jenis keperluan dengan jangka waktu yang tak terbatas. Hal ini dikarenakan hak milik atas tanah bisa berlangsung secara terus menerus selama pemiliknya masih hidup. Selain itu, keunggulan SHM selanjutnya yaitu lebih leluasa jika dibandingkan dengan memiliki HGB. Dengan HGB, anda berhak untuk mendirikan dan memiliki bangunan di atas tanah yang bukan punya anda sendiri setidaknya selama 30 tahun.

Keunggulan SHM rumah tinggal lainnya yaitu bisa dilanjutkan ke ahli warisnya apabila pemiliknya meninggal dunia. Hal ini bisa dilakukan selama ahli warisnya memenuhi syarat sebagai subjek hak milik. Selain itu, ahli warisnya juga tak bertentangan dengan ketentuan perundang-undangan yang ada. Dengan adanya SHM, maka tanah yang anda miliki tak hanya bisa dijual, akan tetapi juga digadaikan dan dijadikan sebagai jaminan dalam meminjam dana ke bank. Lebih dari itu, tanah juga bisa disewakan, diwakafkan dan diwariskan. Maka dari itu, penting bagi anda untuk mengetahui cara meningkatkan HGB menjadi SHM rumah tinggal.

Leave a Reply

Close Menu